Pulang kerja, kuliah, atau aktivitas seharian memang paling enak kalau langsung mandi. Tapi, biasanya muncul satu suara dari rumah: “Jangan mandi malam-malam, nanti masuk angin!” Nah, sebenarnya tubuh benar-benar bisa “masuk angin” gara-gara mandi malam, atau ini cuma mitos yang diwariskan turun-temurun? Secara medis, istilah “masuk angin” sendiri sebenarnya bukan nama penyakit. Istilah ini lebih sering digunakan untuk menggambarkan berbagai keluhan seperti meriang, pegal, kembung, sakit kepala, atau badan terasa tidak enak.
1. Mandi malam tidak otomatis bikin masuk angin. Mandi malam pada dasarnya aman dilakukan, bahkan mandi dengan air hangat sebelum tidur dapat membantu tubuh lebih rileks dan membuat tidur terasa lebih nyaman.
2. Air dingin bukan penyebab flu. Rasa dingin setelah mandi memang bisa membuat tubuh menggigil atau terasa kurang nyaman, tetapi pilek atau flu disebabkan oleh infeksi virus, bukan karena terkena air malam-malam. Bahkan, rambut atau tubuh yang basah tidak secara langsung menyebabkan seseorang terkena pilek.
3. Setelah aktivitas berat, suhu tubuh memang berubah. Aktivitas fisik dapat membuat suhu tubuh meningkat. Karena itu, langsung mengguyur tubuh dengan air yang sangat dingin bisa terasa mengejutkan dan membuat tubuh menggigil. Suhu tubuh sendiri memang dapat berubah mengikuti aktivitas dan kondisi lingkungan.
4. Air hangat bisa jadi pilihan yang lebih nyaman. Kalau badan terasa capek setelah seharian beraktivitas, mandi air hangat dapat membantu tubuh terasa lebih rileks. Mandi malam sekitar 90 menit sebelum tidur juga dikaitkan dengan proses pendinginan suhu tubuh yang dapat mendukung rasa kantuk.
5. Yang perlu diperhatikan justru kondisi tubuh. Kalau sedang demam atau merasa sangat lemas, mandi tetap bisa dilakukan dengan cara yang nyaman, tetapi sebaiknya hindari air yang terlalu dingin. Mandi air hangat justru dapat membantu membuat tubuh terasa lebih nyaman.
Fakta menariknya, sensasi “habis mandi malam langsung masuk angin” sebenarnya bisa muncul karena beberapa hal yang terjadi bersamaan. Setelah seharian beraktivitas, tubuh memang sudah lelah, kurang tidur, kurang minum, atau sedang mengalami penurunan kondisi tubuh. Ketika kemudian terkena air dingin, tubuh memberikan respons terhadap perubahan suhu sehingga kita bisa merasa menggigil, merinding, atau tidak nyaman. Sensasi tersebut kemudian sering dianggap sebagai tanda “masuk angin”. Padahal, sensasi dingin dan penyakit infeksi adalah dua hal yang berbeda. Kalau seseorang benar-benar mengalami pilek atau flu, penyebab utamanya adalah virus, bukan karena mandi malam. Bahkan, mandi air hangat setelah aktivitas bisa menjadi ritual sederhana untuk membantu tubuh lebih rileks sebelum beristirahat. Jadi, daripada takut mandi malam, yang lebih penting adalah menyesuaikan suhu air dengan kondisi tubuh, tidak berlama-lama di kamar mandi, dan segera mengeringkan tubuh setelah selesai.
Jadi, mitos atau fakta? Mandi malam bikin “masuk angin” lebih tepat disebut mitos. Mandi malam tidak secara langsung menyebabkan tubuh terkena penyakit. Kalau badan sudah capek setelah seharian beraktivitas, mandi dengan air yang nyaman justru bisa menjadi cara simpel untuk menyegarkan tubuh sebelum tidur. Yang penting, dengarkan kondisi tubuh dan jangan memaksakan diri ketika sedang benar-benar tidak fit.